I'm A Cinderella
Apa kegiatan yang paling sering dilakukan orang pacaran?
Jawab saya: Makan bareng
Apa kegiatan makan yang paling sering dilakukan orang pacaran?
Jawab saya: Dinner bareng.
Siapakah orang yang berpacaran tersebut?
Jawab saya : kami (a.k.a. saya dan dia) ;D

Bagaimana cara memilih tempat makan?
Sebagai mahasiswa (walaupun sekarang sudah tidak lagi), prioritas pertama saya dan dia memilih tempat makan tergantung ketebalan dompet. Masalah jenis makanan, pacar saya adalah pemakan segalanya. Dia yang ikut selera saya. Tapi masalah harga saya yang ikut dia (berhubung dia lebih sering mentraktir saya).
Seperti berkali-kali malam minggu yang telah kami lalui, kemarin malam saya dinner dengan dia.
Saya: Ndul*....aku mau makan di sini (sebut merek resto masakan Thailand)
Pacar: Hmmmm….mahal yank....
Saya: Ya sudah ...kita makan di tempat yang murah saja.
Kadang-kadang saya jawab: Ya sudah...kita bayar sendiri-sendiri saja
Kadang pula saya jawab: Ya sudah...aku yang bayarin…
           
Apakah saya dongkol?.. Rasanya gak pernah. Jogja bisa jadi salah satu kota yang punya segudang dafatar kuliner murah. Dengan referensi yang cukup banyak (biasanya dapat info dari mulut ke mulut), kami tetap bisa pilih-pilih warung makan enak dan murah. Rata-rata makan malam berdua hanya spend money belasan ribu (how cheap is it?) tentu saja dengan menu yang tetap menggoyang lidah. Next time..saya coba kasih daftar kuliner (menurut saya) enak di sekitar Jogja.
Seingat saya, dinner paling mahal yang pernah kami lakoni yaitu makan di sebuah resto (atau warung makan?) khusus untuk penggila masakan serba sapi untuk merayakan ulang tahun dia, berdua habis 80an ribu. Sisanya kami lebih banyak menghabiskan makan malam di lesehan atau angkringan. Kalau dibandingkan dengan cerita-cerita dinner yang saya tahu, acara makan malam saya dan dia bisa dibilang sangat sederhana. Lagi pula kenapa harus bayar mahal kalau bisa dapat yang murah??. Sejauh ini dinner yang kami alami sudah membuat sumringah, ketawa ngakak-ngakak, cerita ngalor ngidul, dan tetap bisa kenyang (plus bersendawa ;p).
Mungkin pula karena ada bumbu ‘cinta’ di dalamnya. Rasanya makan apapun, asal sama dia tetap terasa nikmat. Ratusan kali saya lewati  makan malam bersama dia. Ada saja obrolan
Ada saja becandaan
kadang- kadang juga marahan.
Tapi seringnya saya pulang dengan hati nyaman
Tetap kenyang
Dan rasa yang makin sayang ;)

Anyway…I love you, my man. 

*panggilan saya dan dia.

                                                                                                            EricStrins.090810.yk